Showing posts with label Aves. fauna. wildlife Fotografer.. Show all posts
Showing posts with label Aves. fauna. wildlife Fotografer.. Show all posts

Monday, June 20, 2016

Elang Emas / Golden Eagle (Aquila chrysaetos)

  • Share The Gag
  • Elang Emas (Aquila chrysaetos) adalah salah satu burung pemangsa, Elang emas diberi senjata yang hanya dimiliki oleh karnivora dan tentunya berfungsi untuk dapat membunuh dengan efektif. Bangsa elang memiliki kelopak mata yang dapat tertutup saat tidur. Untuk berkedip, mereka memiliki kelopak dalam yang transparan agar mata mereka tetap bersih dan mampu melihat saat terbang. Pandangan mata elang juga berwarna seperti kita dengan ketajaman empat kali lebih baik. Seekor elang dapat melihat kelinci dari jarak 1.5 km. Ini artinya seekor elang yang sedang terbang di ketinggian 300 meter dapat melihat dengan jelas seekor mangsa di wilayah seluas hampir 4.5 km persegi dari lokasinya terbang.
    GOLDEN EAGLE
    Paruh elang berbentuk sedemikian rupa dengan fungsi untuk mencabik daging dalam ukuran kecil.Pada kebudayaan populer, burung ini menjadi lambang nasional Meksiko dan Mesir dan banyak negara- negara lain. Elang emas adalah salah satu burung elang yang berada di Belahan Utara. Seperti semua elang, elang ini masuk kedalam famili Accipitridae. Elang ini menyebar di Amerika Utara dan sebagian Afrika. Lokasi dengan jumlah sarang terbanyak dari burung ini terdapat di Southern Alameda County, California.

    Elang Emas berwarna coklat tua, dengan corak keemasan di bagian kepala dan leher. Burung ini berukuran cukup besar dengan rentang sayap yang dapat mencapai lebih dari 2 meter dan panjang tubuh sekitar 1 meter.

    Cakarnyapun berbentuk melengkung dengan fungsi untuk mencengkeram mangsanya, sedangkan kaki dan sayapnya sedemikian kuat untuk dapat membawa beban mangsa sambil terbang kembali ke sarang. Elang emas memiliki daerah perburuan seluas sekitar 155 km persegi. 

    Biasanya bersarang di tempat tinggi seperti tebing, pohon, atau bangunan buatan manusia seperti tiang telepon dan berukuran besar dengan ukuran diameter sekitar 2 meter dan tinggi sekitar 1 meter yang biasanya akan digunakan selama bertahun-tahun untuk membesarkan beberapa generasi.
     
    Elang betina biasanya bertelur satu sampai empat butir, dan bersama sang jantan akan mengerami telur selama 40 sampai 45 hari secara bergantian untuk mencari makanan. Setelah menetas, biasanya satu atau dua anak akan bertahan dan selama 50 hari akan diberi makan oleh induknya sebelum akhirnya bisa terbang dan berburu sendiri.

    Saturday, June 18, 2016

    Burung Madu Dan Jenis - Jenisnya.

  • Share The Gag
  • Burung Madu

     
    Burung madu / kolibri salah satu burung yang mengagumkan, baik dari suara kolibri maupun warna serta bentuk tubuh yang dimiliki. Segala keindahan yang dimiliki burung yang bewarna-warni tersebut tentunya sudah sangat dikenal baik banyak masyarakat. Disamping mempunyai suara dan perawakan, ada beberapa keistimewaan lain dari burung yang sifatnya sangat dikagumi banyak masyarakat. Baik itu jenis Wulung, Kelapa, Ninja dan Sepah Raja dikenal sebagai burung yang mampu melakukan penyerbukan alami terhadap aneka tumbuhan dan pepohonan di alam.Wilayah penyebaran burung kolibri sendiri hampir tersebar luas di seluruh belahan dunia, paling banyak bisa ditemui di hutan-hutan Amazon, Amerika Selatan. Menurut laporan terdapat lebih dari 300 spesies burung kolibri yang hidup di benua latin tersebut. Di Indonesia sendiri hanya ada beberapa jenis yang masih hidup dan dilindungi. 
    Jenis - Jenis burung Madu
     
    1. Kolibri Sepah Raja (Aethopyga Siparaja)


    Salah satunya adalah Kolibri Sepah Raja. Sesuai dengan nama yang disandangnya, saat di habitat asli burung ini sering terlihat bertengger di pepohonan dadap atau cangkring Mereka adalah burung madu, si penyerbuk bunga yang cantik nan jelita termasuk dalam famili nectarinidae. Selain itu burung ini juga kerap terlihat bertengger di pohon-pohon berbunga, burung madu yang bernama latin Aethopyga Siparaja mempunyai ciri warna ungu pada bagian dahinya. Sementara itu, baik punggung, dada dan leher bewarna merah menyala. Ukuran tubuh burung pemakan nektar dan serangga ini bisa tumbuh sampai 13 cm. Saat masa reproduksi ia akan membentuk sarang menyerupai kantung yang menggantung di atas gundukan tanah yang berada tepi-tepi hutan dan berbagai semak belukar. Di Tanah Air sendiri wilayah penyebaranya meliputi Sumatra, Jawa, Sulawesi dan Kalimantan.

    2. Kolibri Ninja / Konin (Nectarinia Calcostetha)

    Jenis kolibri ninja sendiri terdapat dalam 3 jenis, 2 diantaranya ialah Kolibri dada hitam dan King Konin. Selain mempunyai tingkah laku khas saat berkicau yakni Ngobra, Kolibri Ninja atau konin juga terkenal dengan warna tubuh indah yang dimilikinya. Burung pemakan nektar, madu dan berbagai serangga kecil ini juga mempunyai ciri khas pada bagian dadanya. Bisa Anda lihat, terdapat tiga macam kombinasi warna bulu indah mulai dari biru tua, kuning dan merah menyala. Di habitat asli, burung yang bernama latin Nectarinia Calcostetha ini  Bukan karena populasinya di alam liar menipis, apalagi di ambang kepunahan, melainkan karena spesies burung yang termasuk dalam keluarga Nectariniidae sangat berperan dalam penyerbukan alami di hutan-hutan atau areal perkebunan. Tanpa kehadiran mereka, keseimbangan ekosistem di kawasan hutan dan perkebunan bisa terganggu.. Wilayah penyebaranya paling yang ada di Indonesia sendiri meliputi Jawa, Kalimantan dan Sumatra.

    3. Kolibri Kelapa / Manggar (Anthreptes Malacensis)



    Burung yang bernama latin Anthreptes Malacensis ini mempunyai ciri khas warna bulu yang juga mudah dikenali. Dahi dan punggunga bewarna hijau terang, sayap kecoklatan dan tubuh bagian bawahnya bewarna kuning menyala. Di alam liar Kolibri Kelapa atau Manggar ini sering terlihat di hutan-hutan mangrove, kebun kelapa dan pekarangan terbuka untuk mencari makanan berbagai serangga kecil, nektar bunga sepatu dan buah-buahan. Burung ini sangat agresif dan berani mengusir burung madu lainnya. Saat memasuki masa reproduksi ia biasanya akan membentuk sarang bergantung berbentuk kantung yang terbuat rerumputan.Saat menginjak usia dewasa ukuran tubuhnya bisa tumbuh sampai 13 cm. Wilayah penyebaran di seluruh Indonesia.

    4. Kolibri Wulung / Kaca (Anthreptes Singalensis)
    Kolibri Wulung adalah salah satu jenis burung pemakan nektar yang tidak kalah eksotis. Bagaimana tidak, burung yang juga dikenal dengan nama kolibri kaca dan muncang ini mempunyai ciri khas warna oranye di leher hingga dada dan warna kuning pada bagian perut sampai pantat. Selain itu, dahi dan punggunya mempunyai motif warna hijau tua mengkilap. Di alam liar ia sering terlihat di tepi-tepi hutan cemara dan perkebunan kelapa untuk mencari makanan berupa serangga, ulat dan bunga nektar. Sama dengan sejenisnya, di habitat aslinya burung yang juga kerap disebut kolibri belukar ini juga akan membentuk sarang berbentuk kantung yang bergantung di ranting-ranting semak untuk bisa mengeluarkan 1-2 butir telur. Wilayah penyebaran paling banyak terdapat di pulau Jawa, Kalimantan dan Sumatra.


    Source: jenis jenis kolibri dan gambarnya, wikipidia.



    Friday, June 17, 2016

    Burung Alap - Alap Dan Jenis- Jenisnya

  • Share The Gag
  • Burung Alap - Alap

    Burung Alap-Alap merupakan burung pemangsa dari anggota keluarga Falconidae. Burung Alap-alap memiliki sayap yang lebih runcing dan sempit, paruh lebih melengkung dan pendek, gaya terbang yang cepat, iris mata yang gelap dan kepala yang membulat. Dalam Bahasa Inggris, Alap-alap biasa disebut dengan Falcon, Caracara atau Kestrel.Penglihatan mencapai 2,6 kali lebih akurat daripada penglihatan manusia, alap-alap juga mampu terbang secara akrobatis. 
    Burung Alap- alap juga salah satu burung yang mengikuti olahraga tertua di dunia yang telah dipraktikkan pertama kali di Timur Tengah sejak abad ke-8 SM. Selanjutnya, tradisi ini berkembang di Eropa khususnya dalam kelompok bangsawan di abad pertengahan. Pada saat itu, setiap kelas sosial diberikan jenis burung pemangsa tertentu guna dilepaskan sebagai simbol kedudukan. Raja menerbangkan gyrfalcon dan budak menerbangkan goshawk.Di Asia,  Burung Alap - Alap berkembang di Timur Tengah, Asia Tengah, Mongolia, Korea, Cina dan Jepang.Di Korea dimulai sejak zaman Tiga Kerajaan (57 SM-668) dan selanjutnya diperkenalkan ke Cina dan Jepang. Di Jepang, aktivitas ini dinamakanTakagari. Mulai abad ke-17 olahraga falconry menurun kepopulerannya setelah senapan ditemukan dan lahan-lahan banyak dibuka untuk kegiatan pertanian. Pada saat ini, kegiatan falconry hanya sedikit dipraktikkan manusia, terbatas pada kelompok-kelompok dan asosiasi hawking saja. Di Korea Selatan, bahkan hanya dua orang ahli falconry tradisional (maesanyang) saja yang tersisa. Sejumlah catatan kuat menuliskan bahwa falconry sudah dikenal sejak 4.000 tahun lalu di Asia Tengah dan Persia dan oleh orang-orang Arab, setidaknya sejak 18 abad silam. Orang-orang yang melatih elang untuk raja, para falconers, sangat dihormati. Mereka memegang hak istimewa tertentu, dan manfaat yang sangat baik jika, ketika berburu, bangau, sejenis burung atau crane tertangkap. Burung-burung ini dianggap yang terbaik membunuh.
    Oleh karena itu Alap-alap  digunakan  manusia sebagai penjaga sawah. mereka sangat membantu para petani dalam memangsa tikus sawah dan burung- burung yang pemakan padi.

    Jenis - Jenis Burung Alap Alap

    1.   Alap - Alap Capung (Microhierax fringillarius)

    Alap Alap jenis capung memiliki paruh, darah yang panas dan juga berkembang biak secara bertelur. Alap Alap Capung merupakan burung karnivora terkecil di dunia. Asia Tenggara merupakan habitat Alap Alap Capung. Umumnya, alap alap capung memiliki ukuran 15 cm dengan berat 35 gram.
    Hidup di tepi hutan, kebun dan persawahan sampai ketinggian 1000m. Menangkap capung, kupu-kupu dan serangga lainnya dari tempat bertengger bergerak menukik cepat, setelah tertangkap kemudian kembali ke tempat bertengger. Bersarang pada lubang pohon, materi sarang tersusun atas pecahan kayu lapuk serta sayap capung. Berbiak pada bulan November-Desember, jumlah telur 2-5 butir yang berwarna krem berbercak gelap-terang.

    2.   Alap - Alap Sapi (Falco Moluccensis)



    Alap-Alap Sapi memiliki nama latin Falco moluccensis. Mereka adalah spesies burung yang merupakan bagian dari keluarga Falconidae, dari genus Falco.
    Alap-alap Sapi merupakan burung karnivora. Mangsa mereka adalah mamalia kecil seperti kodok, kadal, burung, kelelawar, ataupun serangga. Habitat alap-alap sapi adalah semua ketinggian, termasuk di dalamnya daerah perkotaan.
    Ukuran tubuh alap-alap sapi kira-kira sepanjang 30 cm. Ukuran tubuh betina lebih besar dibandingkan dengan ukuran tubuh jantannya.
    Alap-alap sapi jantan memiliki tubuh bagian atas berwarna coklat gelap, mahkota dan tubuh bagian atas berwarna kekuningan, bergaris serta memiliki bintik hitam tebal. Tubuh bagian bawah berwarna kuning suram dengan coretan hitam tebal. Bulu ekor berwarna abu-abu kebiruan dengan ujung putih dan garis lebar hitam di sub-terminal. 
    Alap-alap sapi betina  memiliki garis tebal di bagian ekornya, Irisnya berwarna cokelat, memiliki paruh yang berwarna abu-abu kebiruan, ujung hitam, serta tungkai dan kakinya berwarna kuning. 
     

    3.   Alap - Alap Macan (Falco Severus)

    Alap Alap Macan memiliki ukuran tubuh yang tergolong kecil, hanya 25 cm. berwarna merah karat dan hitam, sayap panjang. Kepala dan tubuh bagian atas abu-abu gelap dengan corak kebiruan. Tubuh bagian bawah coklat berangan, dagu kuning. Burung muda dada merah karat bercoret hitam. Remaja: dada merah karat bercoret hitam.
    Iris Coklat, paruh abu-abu dengan sera kuning, kaki kuning. Burung ini hadir di daerah Sumatra, Jawa, Sulawesi, Papua, Maluku dan Bali.

    4.   Alap - Alap Kawah (Falco Peregrinus)

     
     
    Alap alap kawah merupakan salah satu alap alap yang berukuran besar, panjangnya sekitar 50 cm. Alap alap kawah merupakan salah satu mahkluk tercepat di dunia, kecepatannya bisa mencapai 320 Km/jam saat mencari mangsa. 
    Dewasa: mahkota dan pipi kehitaman atau dengan garis hitam, tubuh bagian atas abu-abu gelap, berrbintik, dan bergaris hitam. Tubuh bagian bawahnya putih, dengan coretan hitam pada dada serta garis-garis halus hitam menyilang pada perut, paha, dan ekor bagian bawah. Betina: ukuran lebih besar, remaja: lebih coklat dan ada coretan pada perut. Perbedaan ras didasarkan pada kegelapan warna. Perbedaa dengan Elang kelelawar ketika terbang adalah warna tubuh bagian bawah lebih pucat dan sayap kurang runcing.Iris hitam, paruh abu-abu dengan sera kuning, tungkai dan kaki kuning.
     
    Source : Buku dan Artikel dengan sedikit perubahan